Minggu, 25 Agustus 2013

Penyakit Gula Diabetes


diabetes Penyakit Gula DiabetesPenyakit yang menyerang tubuh terutama menyerang darah dan memberikan tingkat kecemasan tinggi dan juga banyak menelan korban diantaranya adalah penyakit gula diabetes atau lebih dikenal dengan penyakit gula darah, penyakit diabetes, kencing manis.
Penyakit diabetes ini diurutkan pada rangking ke 4 dalam jumlah kasus penderitanya, sehingga dinilai penyakit yang cukup tinggi memberikan peranan kematian manusia.
Barang siapa yang mendengar penyakit ini cukup mengernyitkan kening, mungkin karena sadar begitu bahayanya penyakit ini atau terbayang menderitanya orang yang mengidap penyakit gula darah ini.

Penyebab Penyakit Gula Diabetes

Penyebab terjangkitnya penyakit gula diabetes adalah terlalu tingginya kadar gula di dalam darah yang mengalir ditubuh seseorang. Sehigga penderita penyakit gula diabetes akan mengalami kencing manis.
Awal mula meningkatnya gula pada darah disebabkan oleh organ tubuh yaitu pankreas yang tidak mampu memproduksi hormon insulin secara maksimal yang dibutuhkan tubuh, sedangkan tugas atau fungsi hormon insulin ini adalah untuk menyeimbangkan kadar gula dalam darah agar kadar gula dalam darah tidak kurang atau berlebih kadarnya.
Pengurangan fungsi dari hati pun menjadi faktor penambah seseorang mengalami penyakit gula diabetes, berkurangnya fungsi hati ini menyebabkan meningkatnya zat besi (fe) dalam darah dan sering mengendap dibeberapa saluran dan otot. apabila fungsi ini telah terjadi, biasanya dari penyakit diabetes pun menjangkit pula ke organ ginjal dan jantung.

Tipe Penyakit Gula Diabetes

Penyakit ini ada 2 macam jenisnya, pertama yaitu tipe Diabetes 1 atau lebih dikenal dengan diabetes juvenile, yaitu tipe diabetes yang diderita seseorang sejak lahir, karena orang tersebut organ pankreasnya tidak mampu memproduksi insuline secara baik.
Kedua yaitu tipe Diabetes 2, penyakit ini yang paling umum diderita oleh penderita diabetes diindonesia, yaitu penyakit yang mengidap kepada orang yang sudah berumur, biasanya sudah paruh baya. Dikarenakan kebiasaan makanan yang manis-manis dan sintetis, gaya hidup yang sering makan makanan instan, kelebihan berat badan (obesitas), sehingga organ pankreas tidak memberikan fungsinya secara normal, hormon insulin yang dihasilkan rendah maka kadar gula dalam darah pun naik.
Tipe diabetes 2 ini yang paling banyak jumlahnya jika dibandingkan dengan tipe diabetes 1.

Bekam untuk penyakit gula diabetes

Pemberian terapi bekam untuk penyakit gula diabetes ternyata memberikan harapan baru pada para penderita diabetes. Ini dibuktikan dengan beberapa penelitian para ahli diantaranya :
Penelitian hasil kerjasama dua institusi pendidikan kedokteran di Spanyol, yaitu University Hospital of Girona “ Dr. Josep Trueta” dan University Miguel Hernandez mencoba menilai sensitifitas insulin dan sekresi (pengeluaran) insulin setelah dilakukan pembekaman dengan interval empat bulan pada pasien diabetes tipe 2 yang memiliki kadar serum feritin (besi yang tersimpan dalam sel tubuh) berkadar tinggi, yaitu kadarnya > 200 ng/ mL. Penelitian menitikberatkan untuk melihat pengaruh hijamah (bekam) terhadap control metabolic, sekresi insulin, dan kerja insulin pada pasien diabetes dengan kadar feritin yang tinggi. Oleh karena itu, dalam penelitian ini akan dilihat efek pembuangan besi (iron depletion) terhadap parameter-parameter tersebut.
Pasien dibagi dalam dua kelompok, pertama (grup 1) yang berjumlah 13 pasien, dilakukan pembekaman dengan jangka waktu 2 minggu, setiap kali pembekaman diambil 500 mL darah. Total pembekaman yang dilakukan terhadap grup 1 sebanyak 3 kali. Kedua (grup 2) yang berjumlah 15 pasien adalah kelompok kontrol yang tidak mendapatkan Diterapi pembekaman. Seluruh pasien (grup 1 dan grup 2) tetap mendapatkan terapi seperti biasanya dengan insulin, obat-obat anti-diabetes, dan olah raga selama periode penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa serum feritin, transferin (protein yang berfungsi untuk mengikat atau membawa besi di dalam darah), saturation index, dan kadar hemoglobin turun pada pasien yang mendapatkan terapi hijamah (grup 1). Selain itu, kadar HBA1C  juga turun secara bermakna pada pasien grup 1. Didapatkan pula peningkatan sensitivitas insulin pada grup 1 dibandingkan grup 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hijamah dapat berperan sebagai terapi tambahan pada pasien diabetes tipe 2 dengan peningkatan konsentrasi serum feritin.

Titik Bekam untuk penyakit gula diabetes

Penentuan titik bekam untuk penyakit diabetes tentu harus diberikan pendiagnosaan terlebih dahulu, namun pusatbekam disini akan memberikan tips untuk terapi bekam penderita diabetes, tentunya yang lebih umum yaitu diabetes tipe 2.
1. Bekam pertama, bekamlah pada titik-titik bekam sunah nabi, diantaranya :
  • Ummu Mughist
  • al-Kaahil
  • al-akhda’ain
  • al-katifayn
  • ‘ala warik
  • zhahrul qadami
Setelah dibekam berikanlah seduhan air hangat + madu pahit + habbatussauda , bisa diberikan hingga 2 kali dosis.
anjurkan untuk menkonsumsi seduhan tersebut minimal 2x sehari pagi sebelum sarapan dan malam sebelum tidur.
2. Bekam ke 2 (2 minggu dari bekam pertama)
  • Ummu Mughist
  • al-Kaahil
  • al-katifayn
  • ‘ala warik
Setelah dibekam berikanlah seduhan air hangat + madu pahit + habbatussauda , bisa diberikan hingga 2 kali dosis. apabila belum ada perbaikan dari bekam pertama anjurkan meningkatkan dosis menjadi 3x sehari pagi siang dan malam. (Dosis ini diberikan TANPA ada selingan lain (obat kima))
3. bekam ke 3 (3 minggu dari bekam kedua)
Ulangi rangkaian ke pembekaman pertama dan selanjutnya.
Tentunya dengan dibarengi do’a harapan Kepada Allah SWT sang pemberi kesembuhan, sabar dan bersedekah menjadikan hasil lebih maksimal. Tergantung dari hasil pendiagnosaan sebelumnya bisa diberikan herbal lain.
Wallohu a’lam bishowab.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar