Cakra ber
asal
dari bahasa India klasik “Sankriet” yang berarti Roda/Kemudi. Cakra
merupakan pusat energi pada tubuh manusia dimana tiap cakra berhubungan
erat dengan fungsi tubuh, dengan pusat-pusat syaraf, kelenjar endocrine,
dan kelenjar-kelenjar lainnya. Energi masuk ke dalam cakra dan kemudian
disalurkan melalui saluran energi ke cakra-cakra lainnya (7 cakra
utama). Tiap cakra mempunyai fungsi masing-masing untuk menjaga
keseimbangan tubuh agar tetap dalam kondisi optimal.
Di India, cakra diibaratkan sebagai
“Bunga Teratai” yang merupakan simbol kesucian. Pengibaratan ini
dilakukan dengan alasan bahwa bunga memiliki fungsi yang bersesuaian
dengan cakra yang sesungguhnya. Cakra sebenarnya terdiri dari beberapa
lembar daun seperti bunga teratai yang membuka dirinya seperti
terbukanya tiap lembar bunga teratai, dan berputar seperti roda.
Jumlah dari cakra diseluruh lapisan
manusia semuanya berjumlah 365 buah dimana terbagi 3 kelompok yaitu
cakra mayor/utama, cakra minor/biasa, dan cakra mini. Pada saat lahir,
cakra-cakra itu masih tertidur atau tidak aktif. perlu diaktifkan supaya
kita dapat dipergunakan sesuai keinginan kita. Pembangkitan Cakra dapat
dilakukan secara cepat dan aman dengan menempuh proses sekitar 15-20
menit saja. Cakra-cakra bisa saja terbuka dengan sendirinya melalui olah
nafas namun perlu waktu yang lama dan latihan yang rutin.
Untuk pembangkitan cakra
dengan bantuan orang lain atau guru bisa dengan kontak langsung pada
titik cakra dalam menyalurkan energi ataupun non-kontak langsung. Hal
ini tergantung pada metode mana yang digunakan. Keberhasilan pembukaan
cakra bergantung pada individu yang bersangkutan. Jika cakra sudah
terbuka, terdapat berbagai manfaat yang dapat dirasakan. Orang itu
setidaknya bisa mengendalikan energi murni yang terpancar dari dalam
tubuh untuk kepentingan hidup sehari-hari.
Manusia memiliki Tujuh Cakra utama. Berikut adalah fungsi tiap masing-masing cakra :
- Cakra Mahkota (Sahasrara)
- Langkah pertama, carilah tempat khusus yang jauh dari pusat keramaian. Hal ini bertujuan agar Anda bisa konsentrasi penuh selama meditasi berlangsung.
- Ambil posisi duduk bersila dengan kedua telapak tangan terbuka menghadap keatas diletakan rileks diatas dengkul dan mata terpejam seperti posisi yoga.
- Tarik nafas pelan-pelan melalui hidung dan keluarkan nafas melalui mulut. Rasakan setiap hembusan nafas yang masuk melalui hidung dan keluar melalui mulut.
- Lakukan hal ini kurang lebih selama 5 menit atau jika Anda merasa tubuh Anda telah rileks.
- Lalu ucapkan afirmasi / do’a kepada Tuhan sesuai dengan tujuan Anda melakukan meditasi. Misal Anda melakukan meditasi karena ingin memunculkan aura dalam diri Anda, maka ucapkan afirmasi seperti ini ” Ya Tuhan, berkahilah usaha batinku ini. Hilangkanlah energi negatif pada diri saya”
- Kemudian bayangkan letak Matahari berada tepat diatas kepala Anda. Bayangkan betapa panasnya cahaya matahari tersebut. Lalu, imajinasikan cahaya matahari tersebut berubah menjadi warna putih yang sangat sejuk dan masuk ke dalam tubuh Anda melalui ubun-ubun.
- Jika Anda berhasil, maka pancaran aura Anda semakin bersinar.

- Sakit Mata
- Sakit Kepala
- Kanker
3. Cakra Tenggorokan (Vishudda)
mempengaruhi kualitas vokal orang tersebut. Karena Secara fisik, cakra ini memberikan energi kepada kelenjar Thyroid
dan parathyroid. Cakra wishuda memiliki hubungan erat dengan cakra Swadhistina. Agar hati dan ucapan berjalan selaras, maka hubungan Cakra Jantung dan Cakra Tenggorokan harus terhubung dengan baik. Beberapa gangguan yang disebabkan oleh cakra tenggorokan antara lain, batuk pilek, sakit tenggorokan, penyakit gondok, asma. Hal ini terjadi karena cakra tenggorokan mengalami penyumbatan. Dengan terbukanya cakra ini, seseorang mampu menjadi waskita pendengaran karena ia mampu mendengar suara-suara halus yang tidak bisa di dengar oleh orang awam pada umumnya.
4. Cakra Jantung (Anahata Cakra)

Cakra Jantung disimbolkan dengan warna
hijau dan terdiri dari 12 lembar daun. Secara fisik cakra ini terletak
di dalam dada yang mengatur jantung & kelenjar thymus. Cakra ini
berfungsi sebagai pusat emosi dan berpengaruh pada tingkat spiritual dan
pengetahuan seseorang. Selain itu, cakra jantung sangat berperan dalam
hal percintaan dan penyembuhan.Untuk mencapai keselarasan dalam hubungan
cinta kasih, Cakra Jantung dan Cakra Jantung harus terhubung dengan
baik. Apabila cakra ini mengalami penyumbatan, akan berpengaruh pada
emosi seperti egois, sirik, pendendam, iri, dengki, sombong, munafik.
Terbukanya Cakra Jantung membuat seseorang lebih simpati, sayang dan
memahami perasaan orang lain.
5. Cakra Solar Plexus (Manipura)
6. Cakra Sex ( Swadisthana Cakra )
- Penyakit kelamin
- Disfungsi seksual
- Haid tidak teratur
- kemandulan
- dan sebagainya.
7. Cakra Dasar ( Muladhara )
Sedangkan gangguan yang disebabkan oleh cakra dasar ialah :
- Reumatik
- Sakit Tulang Punggung
- Osteoporosis
- Mudah terserang penyakit.
Sistem Cakra
Dalam
tubuh manusia terdapat konsentrasi-konsentrasi energi yang membentuk
jaringan hubungan saling ketergantungan yang rumit,
konsentrasi-konsentrasi itu disebut dengan cakra.
Cakra
berarti roda, disebut demikian karena medan energi berputar disekitar
bidang horisontal, berputar serarah jarum jam dengan frekuensi
tertentu pada masing-masing tempatnya di tubuh. Dalam tubuh fisik,
cakra-cakra menunjukkan tempatnya di luar sumsum tulang belakang
sebagai anyaman syaraf (plexus) dan mengendalikan masing-masing bagian
dari tubuh.
Dalam
tubuh manusia ada banyak cakra, tetapi diantaranya tujuh yang paling
utama seperti yang ditunjukkan oleh tabel dibawah. Selain cakra, ada
juga satu bagian lain dalam tubuh halus kita yang disebut “void”, yang
juga mempunyai peranan penting seperti yang ditunjukkan oleh table di
bawah.
Mooladhara Cakra
- Fungsi & kualitas: Kualitas-kualitas positif pada bayi/anak kecil seperti kebahagian murni, kemurnian, kesucian, keberanian hati, dan kebijaksanaan sejati.
- Organ yang diatur: Kelenjar prostat,rahim,organ ekskresi/pengeluaran, indra penciuman, organ kelamin.
- Penyebab umum gangguan: Ketidak tulusan, pandangan yang terlalu bebas atau terlalu mengekang terhadap seks.
Swadhistana Cakra
- Fungsi & kualitas: Atensi murni, memberikan energi untuk berkreasi dan berpikir secara dinamis dan spontan, mengubah lemak ke sel-sel otak.
- Organ yang diatur: Pankreas, uterus, liver (hati), indra penglihatan.
- Penyebab umum gangguan: Terlalu banyak berpikir dan terlalu banyak menyusun perencanaan.
Nabhi Cakra
- Fungsi & kualitas: Kemurahan hati, kepuasan batin, kelurusan hati, kehormatan batin terhadap kebajikan, kejujuran, kekuatan untuk berkembang.
- Organ yang diatur: Organ-organ di perut seperti limpa, usus, lambung, dll., sebagian dari liver (hati), dan indra perasa.
- Penyebab umum gangguan: Minuman-minuman keras, kebiasaan untuk terlalu ketat terhadap diri sendiri, masalah dalam rumah tangga,kemalasan, dan kebiasaan makan yang buruk.
Void (Bhavasagara)
- Fungsi & kualitas: Stabilitas, kemampuan untuk memimpin dan membimbing diri sendiri, ketegaran pribadi.
- Organ yang diatur:Organ-organ di perut, alat-alat pencernaan.
- Penyebab umum gangguan: Terlalu banyak berfantasi, pengetahuan yang salah, mengikuti guru/jalan spiritual yang salah, paham fanatik, ilmu hitam.
Anahata Cakra
- Fungsi & kualitas: Rasa kasih sayang, keamanan dan ketenangan batin, tepa selira, moral, kemanusiaan, kebahagiaan batin.
- Organ yang diatur: Jantung, paru-paru, tekanan darah, antibodi, dan indra sentuhan.
- Penyebab umum gangguan: Tindakan yang semena-mena terhadap diri-sendiri maupun sesama, rasa takut berlebihan, problem dari orang tua, ketidak pedulian terhadap Tuhan.
Visuddhi Cakra
- Fungsi & kualitas: Komunikasi, diplomasi yang bertujuan kebaikan, hubungan antar sesama yang suci, kemampuan untuk membuka hati lewat kata-kata, rasa kebersamaan.
- Organ yang diatur: Tenggorokan, leher, mulut, gigi, muka, dan hidung, kelenjar gondok.
- Penyebab umum gangguan: Rasa bersalah berlebihan, rasa sombong, rasa terlalu rendah diri, suka mengkritik berlebihan, kata-kata yang kasar, reaksi yang berlebihan terhadap apapun.
Agnya Cakra
- Fungsi & kualitas: Kekuatan untuk memberi ma’af, kemampuan untuk mencairkan ego dan kebiasaan buruk, kemampuan untuk mengkoreksi diri-sendiri.
- Organ yang diatur:Sistem saraf mata (terutama optic chiasm), kelenjar pineal (bagian atas otak) dan kelenjar pituitary (bawah otak).
- Penyebab umum gangguan: Rasa benci, egois, terlalu kasihan terhadap diri-sendiri saja, terlalu berpikir masa-depan, kebiasaan melirik mata kesana kemari, kebiasaan untuk menyakiti diri-sendiri maupun sesama.
Sahasrara Cakra
- Fungsi & kualitas: Menyatukan semua kualitas di semua cakra, merasakan energi Ilahi lewat sistem saraf tubuh, kesadaran tanpa pikiran.
- Organ yang diatur:Limbik sistem otak, sistem saraf tubuh tengah.
- Penyebab umum gangguan: Ketidak percayaan akan adanya kekuatan Illahi.
Tiap-tiap
cakra menambah suatu dimensi baru kepada kesadaran kita. Setiap
gerakan cakra memancarkan vibrasi. Pengertian tentang apakah cakra itu,
sangat menarik perhatian; dan dengan mengetahui aspek mana yang
mengganggunya adalah sangat penting untuk kesehatan kita.
Setiap
pikiran dan tindakan mempengaruhi kepekaan dan kinerja dari cakra.
Apabila cakra menjadi tidak peka karena hambatan, kundalini akan sulit
untuk menembusnya.
Dengan
teknik-teknik sahaja yoga dan keinginan murni kita sendiri, segala
hambatan dan gangguan pada setiap cakra dapat dibersihkan. Cakra yang
bersih akan memberikan manfaat yang sangat besar terhadap hidup kita,
baik dari segi kesehatan fisik dan metal, mupun dari segi spiritualitas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar