Senin, 23 Juni 2014

Cakra

Cakra berasal dari bahasa India klasik “Sankriet” yang berarti Roda/Kemudi. Cakra merupakan pusat energi pada tubuh manusia dimana tiap cakra berhubungan erat dengan fungsi tubuh, dengan pusat-pusat syaraf, kelenjar endocrine, dan kelenjar-kelenjar lainnya. Energi masuk ke dalam cakra dan kemudian disalurkan melalui saluran energi ke cakra-cakra lainnya (7 cakra utama). Tiap cakra mempunyai fungsi masing-masing untuk menjaga keseimbangan tubuh agar tetap dalam kondisi optimal.
Di India, cakra diibaratkan sebagai “Bunga Teratai” yang merupakan simbol kesucian. Pengibaratan ini dilakukan dengan alasan bahwa bunga memiliki fungsi yang bersesuaian dengan cakra yang sesungguhnya. Cakra sebenarnya terdiri dari beberapa lembar daun seperti bunga teratai yang membuka dirinya seperti terbukanya tiap lembar bunga teratai, dan berputar seperti roda.
Jumlah dari cakra diseluruh lapisan manusia semuanya berjumlah 365 buah dimana terbagi 3 kelompok yaitu cakra mayor/utama, cakra minor/biasa, dan cakra mini.  Pada saat lahir, cakra-cakra itu masih tertidur atau tidak aktif. perlu diaktifkan supaya kita dapat dipergunakan sesuai keinginan kita. Pembangkitan Cakra dapat dilakukan secara cepat dan aman dengan menempuh proses sekitar 15-20 menit saja. Cakra-cakra bisa saja terbuka dengan sendirinya melalui olah nafas namun perlu waktu yang lama dan latihan yang rutin.
Untuk pembangkitan cakra dengan bantuan orang lain atau guru bisa dengan kontak langsung pada titik cakra dalam menyalurkan energi ataupun non-kontak langsung. Hal ini tergantung pada metode mana yang digunakan. Keberhasilan pembukaan cakra bergantung pada individu yang bersangkutan. Jika cakra sudah terbuka, terdapat berbagai manfaat yang dapat dirasakan. Orang itu setidaknya bisa mengendalikan energi murni yang terpancar dari dalam tubuh untuk kepentingan hidup sehari-hari.
Manusia memiliki Tujuh Cakra utama. Berikut adalah fungsi tiap masing-masing cakra :
  1. Cakra Mahkota (Sahasrara)
  Cakra Mahkota berada diatas (diluar) kepala manusia. Tepatnya terletak berjarak satu jengkal dari pangkal ubun-ubun. Cakra ini menjadi pusat keluar-masuknya energi ilahi ke seluruh lapisan tubuh manusia. Cakra Mahkota (Sahasrara) berwarna ungu seperti pelangi. Semakin tinggi nilai spiritual seseorang, maka Cakra Mahkota akan berwarna kuning keemasan. Ada beberapa cara untuk membuka cakra Mahkota agar bisa menerima energi alam untuk membersihkan diri. Caranya sangat sederhana dan mudah dilakukan oleh siapa saja.
  • Langkah pertama, carilah tempat khusus yang jauh dari pusat keramaian. Hal ini bertujuan agar Anda bisa konsentrasi penuh selama meditasi berlangsung.
  • Ambil posisi duduk bersila dengan kedua telapak tangan terbuka menghadap keatas diletakan rileks diatas dengkul dan mata terpejam seperti posisi yoga.
  • Tarik nafas pelan-pelan melalui hidung dan keluarkan nafas melalui mulut. Rasakan setiap hembusan nafas yang masuk melalui hidung dan keluar melalui mulut.
  • Lakukan hal ini kurang lebih selama 5 menit atau jika Anda merasa tubuh Anda telah rileks.
  • Lalu ucapkan afirmasi / do’a kepada Tuhan sesuai dengan tujuan Anda melakukan meditasi. Misal Anda melakukan meditasi karena ingin memunculkan aura dalam diri Anda, maka ucapkan afirmasi seperti ini ” Ya Tuhan, berkahilah usaha batinku ini. Hilangkanlah energi negatif pada diri saya”
  • Kemudian bayangkan letak Matahari berada tepat diatas kepala Anda. Bayangkan betapa panasnya cahaya matahari tersebut. Lalu, imajinasikan cahaya matahari tersebut berubah menjadi warna putih yang sangat sejuk dan masuk ke dalam tubuh Anda melalui ubun-ubun.
  • Jika Anda berhasil, maka pancaran aura Anda semakin bersinar.
2. Cakra Ajna (Cakra Mata Ketiga)
  Cakra ajna atau cakra mata ketiga seringkali disebut cakra alis karena letaknya berada di tengah alisdan memberikan energi pada kedua mata. Cakra Ajna juga disebut cakra mata ketiga karena mampu memberikan pewaskitaan. Dengan pewaskitaan, seseorang mampu melihat makhluk halus, pancaran energi, melihat aura seseorang, dan lainnya. Selain Pewaskitaan, cakra ini juga merupakan titik pemusatan perhatian dan pengatur dari cakra-cakra lainnya. Sehingga cakra ini mengatur cakra-cakra tubuh dibawahnya. Gangguan yang disebabkan oleh cakra ini antara lain:
  • Sakit Mata
  • Sakit Kepala
  • Kanker
Cara membersihkan cakra ini bisa dilakukan dengan Meditasi.

3. Cakra Tenggorokan (Vishudda)
Sebagaimana namanya, cakra tenggorokan terletak pada tenggorokan. Cakra ini disimbolkan berbentuk lingkaran yang ditengahnya teradapat segitiga yang berwarna biru. Cakra tenggorokan berfungsi sebagai pengatur emosi paling tinggi. Seseorang yang memiliki Cakra tenggorokan yang bersih akan
mempengaruhi kualitas vokal orang tersebut. Karena Secara fisik, cakra ini memberikan energi kepada kelenjar Thyroid
dan parathyroid. Cakra wishuda memiliki hubungan erat dengan cakra Swadhistina. Agar hati dan ucapan berjalan selaras, maka hubungan Cakra Jantung dan Cakra Tenggorokan harus terhubung dengan baik. Beberapa gangguan yang disebabkan oleh cakra tenggorokan antara lain, batuk pilek, sakit tenggorokan, penyakit gondok, asma. Hal ini terjadi karena cakra tenggorokan mengalami penyumbatan. Dengan terbukanya cakra ini, seseorang mampu menjadi waskita pendengaran karena ia mampu mendengar suara-suara halus yang tidak bisa di dengar oleh orang awam pada umumnya.
4. Cakra Jantung (Anahata Cakra)
 Cakra Jantung disimbolkan dengan warna hijau dan terdiri dari 12 lembar daun. Secara fisik cakra ini terletak di dalam dada yang mengatur jantung & kelenjar thymus. Cakra ini berfungsi sebagai pusat emosi dan berpengaruh pada tingkat spiritual dan pengetahuan seseorang. Selain itu, cakra jantung sangat berperan dalam hal percintaan dan penyembuhan.Untuk mencapai keselarasan dalam hubungan cinta kasih, Cakra Jantung dan Cakra Jantung harus terhubung dengan baik. Apabila cakra ini mengalami penyumbatan, akan berpengaruh pada emosi seperti egois, sirik, pendendam, iri, dengki, sombong, munafik. Terbukanya Cakra Jantung membuat seseorang lebih simpati, sayang dan memahami perasaan orang lain.
 5. Cakra Solar Plexus (Manipura)
Cakra Solar Plexus terletak pada pertemuan tulang rusuk dan ulu hati. Atau 5cm diatas pusar. Cakra ini merupakan pusat kekuatan pribadi dan berkaitan dengan kepribadian seseorang. Jika Cakra ini mengalami penyumbatan / kotor, seseorang akan mengalami keegoisan yang tinggi, suka marah-marah, sulit bergaul, minder, dan lain sebagainya. Organ tubuh fisik yang berhubungan dengan Cakra Solar Plexus ialah hati, limpa, Pankreas, dan usus kecil. Beberapa gangguan fisik yang disebabkan oleh Cakra Solar Plexus ialah maag, sakit perut, lambung, dan gangguan hati lainnya. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membersihkan Cakra Solar Plexus ialah, Meditasi, Kundalini, Yoga, Menari dan Goyang pinggul.
6. Cakra Sex ( Swadisthana Cakra )
Cakra sex sering disebut juga dengan Cakra Swadhistana. Cakra ini berada pada tulang pelvis atau pada pangkal kemaluan yang berpengaruh pada reproduksi dan aktivitas seksual seseorang. Cakra Sawdisthana dilambangkan berwarna orange dengan 6 lembar daun. Beberapa gangguan fisik yang disebabkan oleh Cakra Swadisthana antara lain :
  • Penyakit kelamin
  • Disfungsi seksual
  • Haid tidak teratur
  • kemandulan
  • dan sebagainya.
Seseorang dengan Cakra seks yang bersih dan aktif akan memiliki pikiran yang lebih positif serta percaya diri. Sebaliknya seseorang akan menjadi tidak perduli, kasar, berpikir negative jika cakra seksnya mengalami gangguan.
7. Cakra Dasar ( Muladhara )
  Cakra Dasar terletak pada ujung tulang ekor yang disimbolkan dengan 4 lembar daun berwarna merah. Cakra dasar merupakan pusat energi dari tubuh fisik, kehidupan materi & keinginan untuk hidup. Jika seseorang memiliki cakra dasar yang bersih dan aktif, maka orang tersebut cenderung lebih sehat dan memiliki semangat yang tinggi. Organ tubuh yang dipengaruhi oleh Cakra Dasar antara lain : Tulang punggung dan urat.
Sedangkan gangguan yang disebabkan oleh cakra dasar ialah :
  • Reumatik
  • Sakit Tulang Punggung
  • Osteoporosis
  • Mudah terserang penyakit.
Meditasi dan latihan yoga secara teratur mampu membersihkan Cakra Dasar dari energi negative